Penjemputan Magang di BPBAP Ujong Batee
  • akuakultur
  • 15. 06. 2022
  • 0
  • 938

Editor: Muktaridha, S.Pd., M.Si

Magang merupakan salah satu bagian dari kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk melatih mahasiswa supaya memiliki kecakapan yang baik dalam ilmu yang digelutinya. Program studi Akuakultur, Universitas Teuku Umar telah menempatkan mahasiswa magang di berbagai sektor, salah satunya adalah institusi pemerintah di bawah kementerian kelautan dan perikanan (KKP). Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee merupakan salah satu tempat magang bagi mahasiwa akukultur dan telah berlangsung secara rutin selama tahap I sampai dengan III. Informasi baru-baru ini juga menjelaskan bahwa akan diterima mahasiswa magang dari Program Studi Akuakultur Universitas Teuku Umar sebanyak 15 Mahasiswa untuk tahap yang ke IV. 

Kegiatan Magang di BPBAP telah berlangsung selama 4 bulan yang dikoordinasikan oleh Bapak Sufal Diansyah, S.Kel., M.Si. Terdapat 5 orang mahasiswa yang telah menyelesaikan kegiatannya, yaitu Rafi Zahtul, Sartika, Gustina Arawiyah, Meika Andriani, dan Rita Novita. Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak 26 Januari sampai dengan 26 Mei 2022. Kegiatan tersebut akan diakhiri dengan penulisan laporan dan karya ilmiah untuk menghasilkan out put yang mumpuni dalam bentuk informasi sitematis berdasarkan hasil pengamatan dan kajian yang dilakukan.

Pihak BPBAP menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki etos kerja yang baik selama kegiatan magang berlangsung. Selain itu, supervisor dari pihak BPBAP meminta kepada koordinator magang untuk menambah durasi magang selama dua minggu khususnya untuk Mahasiswi atas nama Gustina Arawiyah, guna membantu proses produksi yang sedang berjalan. Mereka juga menambahkan bersedia untuk melatih mahasiswi tersebut bila memungkinkan untuk menjadi calon teknisi dibidang pembenihan (hatchery), mulai dari pemeliharaan induk, penetasan dan pemeliharaan larva.

Bapak Sufal Diansyah, S.Kel., M.Si selaku koordiantor magang mengucapkan terimakasi yang luar bisa kepada pihak institusi BPBAP karena telah bersedia membimbing mahasiswa secara kontinyu selama 4 bulan. Beliau turut menambahkan bahwa proses magang ini hanyalah latihan dengan resiko yang kecil, namun bila telah bekerja di lapangan yang sebenarnya, maka segala halangan dan resiko yang muncul akan menjadi tanggung jawab besar untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, beliau berpesan agar senantiasa mempersiapkan mental dan fisik yang baik, sehingga selalu mampu menjadi pribadi yang bertanggungjawab dengan etos kerja yang tinggi. 

Komentar :

Lainnya :